Market Flash
Dow Jones:
Index S&P 500 melemah untuk pertama kalinya di tahun 2010, dipicu melemahnya harga minyak dunia dan adanya indikasi melambatnya pemulihan ekonomi global seiring pemerintah akan mencabut stimulus. Index S&P 500 (-0.9%) ke level 1,136.22, Indeks dow jones melemah 36.73 poin (-0.34%) ke level 10,627.26 sementara Nasdaq Composite merosot 30 poin ke level 2,282.31. Harga minyak juga turun 0.7% ke level 80.2%. Saham-saham yang melemah antara lain Chevron Corp. yang turun 0.6% dan Alcoa yang anjlok 11%.
Regional Pagi:
Bursa saham Jepang pada awal sesi dibuka melemah yang mengikuti Bursa Wall Street Rabu, yang disebabkan oleh kabar dari Bank Sentral China akan meningkatkan persyaratan kebijakan giro wajib minimum dan mayoritas saham eksportir yang melemah akibat penguatan yen. Bursa saham Australia bergerak ke level rendah pada awal sesi di hari Rabu, dengan terkena dampak dari pengetatan moneter di China dan juga rendahnya harga minyak dan emas. Nikkei 225 (-0.5%) 10,825.47. Kospi (-0.9%) 1,683 Australia ’s S&P/ASX 200 (-0.8%) 4,860 STI (-0.3%) 2,906.
Commodity:
Harga minyak kembali melemah dalam 3 hari terakhir, setelah china manaikan giro wajib minimum perbankan untuk mengantisipasi Credit Boom. dan menghindari overheating ekonomi. Turunnya harga minyak juga dipicu oleh suplai yang naik 3,6 juta barel pada minggu lalu, berdasarkan laporan American Petroleum Institute. Harga minyak untuk delivery bulan Februari turun 58 sen (-0.7%) ke level US$ 80.21/barel. Crude oil (-0.7%) $80.2/bbl, Gold (+0.2%) $1,131/oz, CPO (-0.4%) 2.563 RM/MT, Nickel (-1.1%) $17.700/MT. Tin (unc) $17.900/MT.